Dalam Sepekan, Wanita ASN dan Perawat Jadi Korban Jambret di Lampung Utara

oleh -
Ilustrasi/Pixabay

Lampung Utara – Tindak kejahatan di Lampung Utara (Lampura) kian merajalela. Para penjahat jalanan itu tak lagi pandang bulu perihal korbannya.

Setelah sebelumnya seorang ibu dan anak perempuannya jadi korban begal dengan luka bacokan beberapa hari lalu, kini kembali seorang wanita bernama Hamma Dewi (45) warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kota Bumi, Lampura, menjadi korban pencurian dengan kekerasan atau penjambretan.

Wanita yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemda Lampura itu kehilangan sebuah tas, usai turun dari mobil angkutan umum di dekat jembatan Jalan Soekarno-Hatta, wilayah Kotabumi setempat.

“Tas itu berisi uang Rp 1,2 juta, HP, dan surat-surat berharga lainnya,” ungkapnya pada Kamis (14/10/2021).

Ia menceritakan, sebelum kejadian itu dirinya baru pulang kerja dengan naik mobil angkot warna biru. Namun saat baru turun dari mobil angkot dan berjalan kaki, tiba-tiba dari arah belakang seorang pengendara sepeda motor langsung merampas tas miliknya.

“Saya sempat mempertahankan, namun tas saya berhasil dirampas pelaku. Karena saya teriak, beberapa warga sempat mengejar namun tidak berhasil menangkap pelaku,” kisahnya.

Dwi pun telah melaporkan kasusn penjambretan itu ke Mapolsek Kotabumi Kota.

Sepekan sebelumnya aksi penjambretan juga dialami seorang karyawati RSU Handayani Kotabumi, saat melitas di kawasan Jalan Gg. Alba Samping Rumah sakit tempatnya berkerja tersebut.

Akibat kejadian itu, tas warna abu-abu berisikan HP dan surat berharga milik korban dibawa kabur penjambret.

Korban bernama Reni Melani (26), warga Kebun Empat, Kelurahan Tajung Seneng, Kecamatan Kotabumi, Lampura.

Selain penjambretan, aksi pembegalan dialami ibu dan anak perempuannya didekat Bendungan Way Abung, Kecamatan Abung Barat, Lampura.

Korbannya Hermawati (51) dan jelita (16) warga Desa Pengaringan, Kecamatan Abung Barat mengalami sejumlah luka bacok dan masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Motor dan barang berharga korbanpun raib digondol para begal. []

Laporan Kontributor: Ardy 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.