Tak Ada Ampun! Peluru Polisi di Bandar Lampung Akhiri Nyawa 2 Begal

oleh -
Barang bukti yang disita dari kedua tersangka. FOTO: Diskursus Network

Bandar Lampung – Tidak ada ampun lagi. Dua tersangka kawanan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) asal Lampung Timur, tewas usai terlibat baku tembak dengan Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung, Senin (27/9/2021).

Kedua tersangka yang masuk dalam target polisi sejak tiga bulan lalu itu, meregang nyawa setelah empat butir peluru polisi bersarang di tubuhnya, dalam baku tembak di kawasan Kelurahan Kaliawi, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sepucuk senjata api rakitan lengkap dengan amunisinya. Lalu seperangkat peralatan untuk mencuri motor, serta satu unit motor yang diduga dari hasil kejahatan.

Jasad kedua tersangka bernama Thamrin (43) dan Fahmi (38) pada Senin (27/9/2021) dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Rajabasa, Bandar Lampung untuk dilakukan visum.

“Saat dilakukan pengejaran dan penangkapan, keduanya melakukan perlawanan dan sempat menembak anggota kami. Saat mereka melawan banyak warga yang melihat,” ungkap Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto dalam keterangannya.

Kedua tersangka diketahui sebagai warga Desa Bungkuk, Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur. Keduanya masuk dalam daftar buronan, setelah mencuri di 10 lokasi kos-kosan dan pertokoan di wilayah Bandar Lampung.

Bahkan saat beraksi, keduanya melengkapi diri dengan senjata api dan tak segan untuk melukai calon korbannya jika melawan.

Ino juga mengatakan, kedua tersangka awalnya terdeteksi polisi sedang berkeliling mencari target calon korbannya. Polisi kemudian memergoki kedua tersangka, hingga terlibat baku tembak. Setelah divisum, kedua jasad tersangka akan diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.