Viral Pintu Langit di Bandar Lampung, Warga Buru Spot Kubah Langit

oleh -
Suasana tempat wisata Pintu Langit di Bandar Lampung. FOTO: diskursusnetwork.com

Bandar Lampung – Salah satu lokasi wisata yang viral dan sedang ramai dikunjungi di Bandar Lampung adalah Wisata Pintu Langit. Lokasinya ada di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Sekitar 30 menit dari pusat kota Bandar Lampung.

Jalan paling mudah pengunjung bisa melalui jalur dua Kemiling terus menuju arah SMAN 7 Bandar Lampung. Ambil belokan ke kanan pertama dan terus saja mengikuti Jalan Wan Abdurahman.

Ada dua jalan alternatif, satu dari simpang pasar kecil sebelum gapura kelurahan, satunya dari samping kantor Kelurahan Sumber Agung.

Kedua jalan itu bisa ditempuh menggunakan motor atau mobil. Masuknya hanya sekitar 100-200 meter dari jalan utama.

Namun, para pengunjung harus berhati-hati karena jalan masuknya masih jalan tanah ditimbun batu, sehingga masih cukup licin pada musim hujan.

“Saya kesini karena lihat di medsos lagi viral,” ungkap Vidiyanti, warga Teluk Betung yang datang bersama teman-teman kampusnya, Minggu (19/9/2021) di lokasi wisata.

Menurut Vidi, ada beberapa hal yang menarik di lokasi wisata baru tersebut. Selain suasana alamnya yang sejuk dan masih alami, ada satu lokasi yang menarik minat Vidi dan teman-temannya. Apalagi kalau bukan spot foto kubah kaca.

“Sepengetahuan saya kubah kaca ini yang pertama di Lampung. Apalagi backgroundnya pemandangan alam yang hijau dan seger, pikiran jadi fresh, apalagi setelah kuliah atau kerja,” ungkap salah satu mahasiswi pascasarjana sebuah kampus swasta di Bandar Lampung, yang juga bekerja di kantor notaris itu.

Namun, jika ingin berfoto di dua kubah kaca yang ada disana, pengunjung harus antre. Pasalnya, pengelola wisata itu hanya membatasi maksimal 5 orang dan itupun tidak boleh terlalu lama.

Spot foto yang sedang viral itupun menjadi incaran para pengunjung. Baik yang ingin berfoto sendiri, berdua, atau bersama keluarga namun dengan batas maksimal tadi.

Pasangan calon pengantin pun terlihat memanfaatkan spot foto disana untuk foto prewedding mereka.

Menurut pemiliknya, Rudi Hartana, lokasi itu awalnya ia bangun bukan untuk umum. Apalagi, luas lahan lokasi dua spot foto kubah kaca itu memang tidak bisa menampung banyak orang.

“Awalnya hanya saya bangun untuk tempat bersantai keluarga, tapi lama-lama ramai yang datang, akhirnya saya buka untuk umum,” ungkapnya.

Rudi pun mengatakan supaya pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan. Disana juga sudah disediakan tempat cuci tangan dan sabun.

Berbeda dari tempat wisata pada umumnya, Rudi tidak menentukan tarif masuk kepada para pengunjung. Namun di dekat lokasi spot foto, ada sebuah kotak jika pengunjung ingin memberi uang seikhlasnya.

“Iya, seikhlasnya saja. Ada juga disana tempat minuman dengan konsep kantin kejujuran. Jadi pengunjung yang mengambil air minum, langsung membayar sendiri di kotak yang sudah disediakan,” tambah Rudi.

Melihat semakin banyaknya pengunjung yang datang, pemilik lahan berencana akan memperluas dan menambah wahananya. Terlihat, sebuah kolam renang sudah mulai dibuat dan ada juga semacam kafe, dan penginapan.

Jika pengunjung ingin kesana, disarankan  jangan di akhir pekan. Karena pasti akan sangat ramai. Lahan parkir untuk kendaraan pun masih terbatas, sehingga pengunjung harus bergantian masuknya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.