13 Bintara Remaja Polres Pringsewu Jalani Pembinaan dan Orientasi

oleh -0 Dilihat
13 Bintara Remaja Polres Pringsewu Jalani Pembinaan dan Orientasi
13 Bintara Remaja Polres Pringsewu Jalani Pembinaan dan Orientasi

Pringsewu- Sebanyak 13 personil bintara remaja, lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung Tahun 2022 yang mendapatkan penempatan tugas di Polres Pringsewu, menjalani tradisi pembinaan dan orientasi lingkungan (15/7/22).

Pelaksanaan Tradisi ini dipimpin oleh Kabag SDM Kompol Efendi Koto, SH dan Kasat Samapta AKP Safri Lubis, SH bersama tim.

Kabag SDM Kompol Efendi Koto, SH mengatakan, bahwa pembinaan tradisi merupakan salah satu agenda bagi para Bintara Remaja yang akan melaksanakan tugas di Polres Pringsewu, kegiatan ini dimaksudkan sebagai orientasi dan pengenalan lingkungan tugas sekaligus peningkatan mental kejuangan, kecintaan terhadap korps Bhayangkara, memupuk disiplin dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan fisik Bintara Remaja.

Dijelaskan Kabag SDM, dalam kegiatan orientasi ini peserta akan melakukan long march sejauh 10 kilometer dengan pendampingan oleh tim panitia untuk dilakukan pengenalan lingkungan.

Selama dalam perjalanan para peserta dilatih beberapa materi tentang kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Brigadir Polri selaku pengemban fungsi kepolisian tugas umum, seperti 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas dan tindakan penanganan ditempat kejadian perkara atau TP TKP, “jelasnya.

Sementara itu Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi menambahkan, dengan adanya penambahan 13 bintara remaja yang di tempatkan di Polres Pringsewu, maka diharapkan secara kuantitas dapat meningkatkan sumber daya manusia. Sedangkan secara kualitas dapat memiliki kemampuan dan keterampilan tugas kepolisian sebagai penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang mahir terpuji dan patuh hukum.

Kepada para Bintara remaja Kapolres berpesan untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya serta harus dapat menjaga sikap dan perilaku serta moral.

”Jangan sampai kita sebagai penegak hukum justru kita melanggar hukum dan tidak bisa memberi contoh serta tauladan kepada masyarakat,” ungkap AKBP Rio. (Red, DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.