Upaya Tingkatkan Daya Saing, Koperasi Produksi Lampung Harus Dimodernisasi

oleh -

Diskursus Network – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong koperasi produksi di wilayahnya untuk bertransformasi menjadi koperasi modern guna meningkatkan daya saing.

“Tugas saat ini adalah melaksanakan pendampingan agar koperasi memiliki kinerja usaha dan tata kelola yang baik,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Syamsurizal Ari dilansir dari Antara, Jumat (5/11/2021).

Ia mengatakan, selain mewujudkan koperasi dengan tata kelola dan kinerja yang baik, dorongan atas pembentukan koperasi modern juga terus dilakukan guna mewujudkan koperasi yang mampu berdaya saing.

“Lampung saat ini menjadi daerah yang mendapatkan apresiasi atas capaian produktivitas padi tinggi, sehingga kita bertanggung jawab untuk mendorong koperasi produksi terutama di bidang pertanian untuk menjadi koperasi modern,” katanya.

Menurutnya, langkah pertama yang kini tengah dilaksanakan dalam mewujudkan koperasi produksi yang modern adalah dengan melakukan pemetaan koperasi produksi yang ada di Lampung.

“Saat ini kami sedang membuat pemetaan koperasi produksi yang ada, agar bisa bersinergi dengan beragam potensi pertanian, jadi bisa menjadi koperasi modern seperti koperasi Tani Hijau Makmur,” ucapnya pula.

Dia menjelaskan, direncanakan koperasi produksi pertanian modern itu akan menghasilkan produk premium siap konsumsi.

“Jadi nantinya koperasi mengambil peran untuk melakukan hilirisasi produk, sebab memang semua komoditi di Lampung nantinya tidak dijual bentuk bahan baku akan tetapi menjadi barang siap konsumsi untuk menambah nilai produk dipasaran,” katanya lagi.

Diketahui pengembangan koperasi modern juga tengah dilakukan oleh pemerintah secara nasional. Dengan berfokus pada pengembangan modernisasi koperasi melalui tata kelola yang baik atau Good Cooperative Governance (GCG) menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing koperasi agar adaptif terhadap perubahan.

Modernisasi koperasi ini akan difokuskan pada pengembangan koperasi multi pihak, fokus pada sektor riil, kemudahan kemitraan, kemudahan pembiayaan dan juga terdigitalisasi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.