Akui Beristri Dua dan Skandal Asusila, Hasyim Asy’ari Harusnya Dipecat Sejak Dulu

oleh -0 Dilihat

Jakarta  – Skandal asusila yang membuat Hasyim Asy’ari dipecat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dari jabatannya sebagai ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dianggap banyak pihak terlambat.

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai seharusnya pemecatan sudah bisa dilakukan sejak Hasyim terlibat hubungan asusila dengan Hasnaeni Moein ketua umum partai republik satu, namun DKPP hanya menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir.

“bagi saya di kasus yang pertama sudah lebih dari cukup argumen bagi DKPP untuk memecat Hasyim asy’ari, kasus pertama yang waktu verifikasi dengan salah satu ketua umum partai politik – wanita emas – kan diduga ada hubungan istimewa” jelas Ray dalam podcast “open minded” di studio Diskurusu Network

Hal serupa juga diungkapkan Program Manager Perludem, Fadil Ramadhanil menegaskan Hasyim Sudah sejak lama melakukan pelanggaran berat

“pelanggaran etik dengan hasna (Hasnaeni Moein) Ketua Republik Satu itu sebetulnya lebih berat dibandingkan dengan anggota PPLN ini” tegas Fadil

Sementara itu  Endang Sulastri komisioner KPU periode 2007 -2012 yang juga mantan anggota tim seleksi KPU/ Bawaslu 2022-2027 mengaku kecewa dengan kualitas penyelenggara pemilu yang buruk serta perilaku Hasyim Asy’ari yang dinilai sudah menjatuhkan wibawa Lembaga.

Endang juga mengakui saat seleksi komisioner KPU tahun 2022 dirinya disenting opinion – berbeda pendapat dengan anggota timsel lainnya saat memutuskan nama-nama calon anggota kpu yang akan  yang lolos ke dalam 28 besar tidak sesuai dengan yang diharapkan. Endang mengungkapkan saat seleksi  Hasyim  sudah mengakui dirinya memiliki dua orang istri.

“Pada saat klarifikasi, pak Hasyim mengakui bahwa ia memiliki istri lebih dari satu. Istrinya dua” Ungkap Endang

selengkapnya dalam Open Minded di Diskursus Network

(DN-Kabs)

Dapatkan Informasi Lainnya Dari Diskursus Network Melalui Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.