Pro-Kontra Aturan Penggunaan Aplikasi MyPertamina

oleh -21 Dilihat

Bandarlampung- Mulai 1 Juli, pembelian pertalite dan solar subsidi melalui website dan aplikasi MyPertamina. Hal ini pun menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Agus warga Bandar Lampung menilai kebijakan ini sangat bertentangan dengan aturan SPBU yang tidak memperkenankan penggunaan telpon genggam, dengan diberlakukannya aturan ini apakah tidak bertentangan dengan aturan tersebut.

Perlu ada sosialisasi lebih lama lagi, sebab banyak masyarakat yang tidak paham, jika aturan ini baik masyarakat pasti akan mengikuti.  Harus ada perbaikan pelayanan, sebab dengan tidak diberlakukannya aturan sistem MyPertamina, masih saja terjadi kemacetan. Ahmadi warga lainnya menilai aturan yang akan diberlakukan pemerintah ini banyak yang tidak mengetahui, dan dikhawatirkan jika  penggunaan aplikasi ini diberlakukan, akan terjadi kemacetan.

Hal berbeda diungkapkan  Riki  mengatakan, sebagai warga akan mengikuti aturan pemerintah, terlebih saat ini sedang revolusi industri, sehingga masyarakat harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, di awal mungkin akan mengalami kendala, namun ketika sudah berjalan dampaknya baik karena mendapatkan kemudahan dalam beraktivitas.

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. Untuk tahap pertama atau per 1 Juli 2022, penerapan distribusi BBM terbaru ini akan diberlakukan di 11 daerah di lima provinsi. (Roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.