Walikota Wahdi Minta Camat & Lurah di Metro Utara Rajin Identifikasi Masalah di Masyarakat

oleh -

Metro – Walikota Metro Wahdi Siradjuddin didampingi Wakil Walikota Qomaru Zaman dan Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mepimpin rapat pengarahan dan sharing dengan Camat dan lurah Metro Utara, terkait beberapa permasalan yang ada di kecamatan yang berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Jumat (5/11/2021)

Pada acara tersebut, Wahdi meminta kepada camat dan lurah untuk memahami visi misi dan program pemerintah, serta dapat memahami tata kelola kinerja dan keuangan. Dirinya mengajak untuk memperkuat ujung tombak mulai dari RT/RW dengan sumber daya alam dan manusianya.

“Saya minta para camat dan lurah untuk lakukan pemantauan agar terindentifikasi permasalahan-permasalahan yang ada. Saya juga minta untuk disiplin, seperti kehadiran dan kelengkapan pakaian, karena hal tersebut dapat menjadi tolak ukur,” paparnya.

Menurutnya, hal tersebut apabila diterapkan maka tugas dan pekerjaan pasti akan berjalan dengan baik.

“Saya pun berharap Camat Metro Utara dan para lurah ini bisa menjadi pioner perubahan, sebab kalian yang diberikan amanah ini adalah kumpulan orang-orang hebat,” terusnya.

Sementara itu Qomaru Zaman juga menyampaikan tujuh poin penting dalam pengarahan tersebut, yakni camat dan lurah harus tanggap dengan situasi pekerjaan agar tidak sampai lalai dalam melayani masyarakat.

Harus ada progress record untuk mengevaluasi setiap permasalahan, laporkan kepada pihak pemkot terkait seluruh tanggung jawab yang masuk di wilayah kecamatan dan kelurahan. Jangan melarikan diri dari tanggung jawab dan harus dapat saling mengingatkan.

“Kemudian untuk Kecamatan Metro Utara khusus titik kerawanannya cukup luar biasa untuk itu mulailah berkolaborasi dengan beberapa komunitas yang ada di daerah setempat, selanjutnya untuk pelayanan publik seperti di puskesmas dan KUA berikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Camat Metro Utara Wilastri melaporkan terkait beberapa kegiatan. Seperti akan dibuatkan SPT terhadap ASN yang diberikan agar terdeteksi pada saat turun kelapangan ketika sedang menagih pajak-pajak yang terhutang.

Kemudian untuk potensi Kecamatan Metro utara ada beberapa sentra batik yang kedepannya akan diberikan pelatihan dari segi pembuatan serta pemasaran kepada 100 ibu rumah tangga.

“Selanjutnya di Kelurahan Karang Rejo juga ada potensi pembuatan tungku, geribik, kursi dan sayur yang masih terkendala dengan pemasaran. Untuk itu kecamatan akan turun dan mendata guna membantu pemasaran atau penampungannya supaya dapat mempermudah,” pungkasnya. []

Laporan Kontributor: Deny Fernando

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.