Pria di Pringsewu Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa, Ada Bekas Gigitan Binatang Ini

oleh -
Ilustrasi mayat/Pixabay.com

Pringsewu – Lasono (63), warga Pekon Kutawaringin, Kecamatan Adiluwih, ditemukan tewas di areal persawahan, Sabtu (9/10/2021) sekitar 22.30 WIB. Dugaan sementara, korban tewas akibat digigit ular saat sedang mencari ikan di sawah.

Istri korban Sulistiana (48) mengaku kaget mendengar kabar suaminya telah tewas. Ia mengaku tidak mengetahui kalau pada malam itu suaminya pergi mencari ikan di sawah.

“Saya tidak tahu kalau suami saya pergi cari ikan. Tahu-tahu dengar kabar seperti ini (meninggal -red),” ucapnya lirih.

Seorang saksi mata Dedi Sutrisno (37) menceritakan, pada malam kejadian ia bersama seorang rekannya Deni Rudianto (30) sedang mencari burung. Di tengah kegelapan, ia melihat sorot cahaya lampu di tengah areal persawahan. Lantaran curiga, saksi bersama rekannya langsung mendekati sumber cahaya.

Setibanya di lokasi, ia bersama rekannya dikagetkan dengam sosok laki-laki tergeletak dengan kondisi mulut mengeluarkan busa dan nafas sesak mendengkur. Saksi lantas meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi salah satu dokter yang tinggal di Pekon Adiluwih beserta aparat kepolisian.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat perihal adanya salah satu warga Pekon atau Desa Kutawaringin yang tewas diduga akibat digigit ular.

“Benar semalam sekitar jam 22.30 Wib petugas piket menerima laporan warga, perihal adanya salah salah satu warga Pekon Kutawaringin bernama Lasono yang tewas akibat digigit ular saat mencari ikan disawah,” tuturnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, kepada awak media, Minggu (10/10/2021).

Setelah menerima laporan warga, Irawan meneruskan, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personel guna melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap korban.

Pada saat polisi tiba di TKP, di sekitar korban ditemukan sejumlah barang barang antara lain lampu senter, sebilah golok, dan beberapa jenis ikan yang berada dalam bungkus plastik yang diduga hasil tangkapan korban.

Hasil olah TKP, identifikasi dan pemeriksaan jenazah yang dilakukan bersama tenaga medis menemukan adanya dua luka kecil yang identik dengan bekas gigitan ular.

Luka tersebut tepatnya berada dibagian kaki sebelah kiri korban. Hal tersebut diperkuat dengan adanya buih warna putih yang keluar dari mulut dan tidak ditemukannya luka bekas tanda kekerasan ditubuh korban.

“Penyebab kematian korban masih kami dalami, namun kuat dugaan akibat digigit ular berbisa” ungkap Irawan lagi.

Atas peristiwa tersebut, keluarga mengaku sudah menerima dan mengikhlaskan kematian korban serta menolak untuk dilakukan proses autopsi.

“Tadi malam jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman” tandasnya. ()

Laporan Kontributor: Anton Nugroz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.