14 Warga Sipil Palestina Tewas Akibat Pemboman Israel di Gaza

oleh -0 Dilihat
Gaza di bom Israel biadab
Israel Kembali Mengebom Wilayah Khan Younis yang Mengakibatkan 6 Warga Gaza Tewas (Foto: Wafa)

Jakarta – Enam warga sipil Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam pemboman oleh pasukan pendudukan Israel di Jalur Gaza tengah dan kota Khan Yunis.

Sumber medis melaporkan bahwa empat warga sipil tewas dan beberapa lainnya terluka akibat pemboman yang dilakukan pasukan pendudukan terhadap sebuah rumah di Jalan Salah al-Din, utara Nuseirat, di Jalur Gaza tengah.

Sementara itu di kota Bani Suhaila setidaknya dua warga sipil tewas dan enam lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah

Disamping itu, delapan warga sipil, termasuk enam anak-anak, tewas dan sepuluh lainnya, termasuk wanita, terluka dalam pemboman Israel yang menargetkan rumah-rumah di kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Pesawat tempur pendudukan juga menargetkan toko-toko komersial di sekitar wilayah kotamadya di kamp tersebut, menyebabkan kebakaran.

Pasukan pendudukan juga meledakkan bangunan-bangunan hunian di wilayah al-Mughraqa, utara kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Sumber medis mengatakan bahwa setidaknya sepuluh warga terluka dalam serangan Israel di Jalan Al-Nasr dan sebuah apartemen di Jalan Al-Nasr dekat Rumah Sakit Mata, utara Kota Gaza.

Baca Juga: 1 Juta Orang Warga Gaza Kelelahan Terperangkap Dalam Serangan Zionis Israel

Artileri pendudukan membombardir daerah-daerah di barat daya Kota Gaza, melukai banyak warga, termasuk anak-anak dan wanita, sementara pemboman serupa menargetkan Asosiasi Wanita Muslim Muda di dalam Gedung Yasmeen di Kota Gaza.

Artileri pendudukan juga menembakkan senapan mesin berat di area lingkungan Saudi, barat Rafah.

Pasukan pendudukan melakukan pembantaian tadi malam setelah menargetkan sebuah sekolah yang menampung orang-orang yang mengungsi di kota Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, yang mengakibatkan 29 orang tewas dan lebih dari 53 terluka. (DN-Kabs)

Dapatkan Informasi Lainnya Dari Diskursus Network Melalui Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.