Capaian Vaksinasi Booster Masih Rendah di Bandar Lampung, Bunda Eva Jawab Begini!

oleh -0 Dilihat
Ini Alasan Vaksinasi Booster di Bandar Lampung Masih Rendah
Wali Kota Bandaralmpung Eva Dwiana menyebutkan bahwa masih rendahnya capaian vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster dikarenakan warga kota setempat telah merasa aman dengan vaksinasi dosis kedua.

Bandarlampung- Wali Kota Bandaralmpung Eva Dwiana menyebutkan bahwa masih rendahnya capaian vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster dikarenakan warga kota setempat telah merasa aman dengan vaksinasi dosis kedua.

“Sekarang ini warga sudah merasa aman dengan dua kali dosis vaksin COVID-19. Padahal masyarakat harus tahu bahwa dengan vaksinasi dosis ketiga ampuh mencegah terpapar COVID-19,” kata Wali Kota Eva Dwiana, di Bandarlampung, Senin (18/7).

Oleh sebab itu, ia pun telah memerintahkan seluruh petugas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit di kota ini untuk terus berupaya membujuk masyarakat agar mau divaksinasi COVID-19 dosis ke tiga.

“Upaya-upaya percepatan vaksinasi dosis ke tiga sudah kami lakukan, bahkan petugas kesehatan di seluruh puskesmas sudah diintruksikan jemput bola ke masyarakat,” kata dia.

Ia pun meminta kesadaran masyarakat agar dengan sukarela datang ke puskesmas ataupun gerai-gerai yang telah disediakan untuk divaksinasi dosis ketiga.

“Untuk masuk mal harus vaksinasi ke tiga, masih belum kami terapkan, karena masih mau melihat situasi COVID-19 di kota ini,” kata.dia.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Desti Mega Putri, mengatakan, dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19 ke masyarakat, pihaknya telah membuat gerai vaksinasi di tujuh di pasar modern di kota ini.

“Ini upaya untuk mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat serta meningkatkan capaian vaksinasi.Pelayanan vaksinasi di mal ini buka pada Sabtu-Minggu,” kata dia.

Berdasarkan data yang dilihat melalui vaksin.kemkes.go.id, capaian vaksinasi COVID-19 Kota Bandarlampung dosis pertama mencapai 100,64 persen atau 880.891 orang, vaksinasi dosis kedua 86.37 persen atau 756.019 orang, sedangkan untuk vaksinasi dosis ketiga mencapai 23 persen atau 203.064 orang. (Red, DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.