Wajib Coba Nih Lemang Bang Ewok di Depan Bambu Kuning, Imam Bonjol!

oleh -
Wajib Coba Nih Lemang Bang Ewok di Depan Bambu Kuning, Imam Bonjol!
Wajib Coba Nih Lemang Bang Ewok di Depan Bambu Kuning, Imam Bonjol!

Bandarlampung- Lemang merupakan salah satu kuliner tradisional Indonesia yang terdapat di berbagai daerah yang memiliki khas masing-masing di daerah tersebut. Lemang juga merupakan kuliner khas masyarakat Lampung, begitu pula dengan suku Minangkabau yang menjadikan lemang sebagai kuliner yang ada pada saat hari Raya Idul Fitri. Lemang merupakan beras ketan yang dimasak dengan santan dalam bambu muda yang terlebih dahulu dilapisi di dalamnya dengan daun pisang. Bambu yang sudah diisi tersebut kemudian dibakar dengan bara api.

Lemang biasanya dibuat pada saat hari besar keagamaan maupun upacara adat. Bagi kalian yang pecinta lemang, di Depan Bambu Kuning jalan Imam Bonjol Bandar Lampung, ada Lemang milik Bang Fery yang dikenal dengan Lemang Bang Ewok. Di lokasi ini dia menjajakan Lemang dengan 20 batang atau pancung setiap harinya. Untuk 1 batang lemang dijual dengan harga Rp.50 ribu sampai Rp.70 ribu perbatangnya, tergantung besar kecilnya batang. Jika tidak ingin membeli 1 batang, kalian bisa membeli setengahnya saja dengan harga Rp.30 ribu.

Ketika membeli lemang, lemang tersebut masih terasa panas karena teknik yang di pakai Fery Ewok, dibungkus dengan cukup rapih dengan memperhitungkan suhu panas yang bisa bertahan lama. Biasanya jika lemang tak habis, Fery akan membagikan ke masjid atau tetangganya karena ketahanan lemang hanya bisa bertahan 1 hari. Untuk bahan ketan, biasanya Fery Ewok menggunakan ketan Thailand karena ketahanan ketan mampu bertahan lebih lama dari ketan lokal. Penjualan lemang Bang Ewok ternyata bukan hanya di lokal Lampung saja. Ferry Ewok mengaku pernah punya pelanggan dari Singapura hingga Australia.

Lemang yang dikirim ke luar negeri menurut Fery, dibungkus serapih mungkin di dalam box sehingga sampai di lokasi bisa dikukus agar kembali hangat dan gurih. Fery Ewok, Pria ini dengan gaya nyentriknya ini tinggal di Pajar Baru, Untung Seropati, Bandar Lampung. Sejak dari SD, ia sudah mulai berdagang Lemang mengikuti orang tuanya yang berdagang keliling. (Liting)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.