Lagi, 2 Pejabat di Lampura Diperiksa Terkait Kasus Gratifikasi

oleh -

Lampung Utara- Dua pejabat teras pemerintah Kabupaten Lampung Utara akhirnya memenuhi panggilan Polres Lampung Utara. Keduanya yaitu Sekretaris Daerah dan Asisten Satu Bidang Pemerintahan. Kedua pejabat ini dipanggil selaku saksi terkait pengembangan pada kasus gratifikasi di dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Lampung Utara.

Saat tiba di lokasi, keduanya nampak tergesa-gesa memasuki pintu belakang unit tindak pidana korupsi atau Tipikor Satreskrim Polres Lampung Utara pada Selasa siang 17 Mei 2022. Sebelumnya Sekda Lekok dan Asisten Satu Bidang Pemerintahan Mankodri sempat mangkir pada panggilan pertama, Senin 9 Mei 2022, hingga akhirnya penyidik melakukan penjadwalan pemanggilan ulang untuk keduanya.

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam lebih, kedua pejabat Pemkab Lampung Utara ini menghindar dari pertanyaan awak media dengan tergesa-gesa menaiki mobil jemputannya. Adapun Kasatreskrim Polres Lamura membenarkan pemanggilan kedua pejabat ini di mana sejauh ini total enam belas saksi telah dimintai keterangan.

Diketahui, Sekda dan asisten satu Pemkab Lampung Utara masuk dalam daftar saksi yang akan dimintai keterangan terkait kasus gratifikasi dalam kegiatan Bimtek pra tugas bagi kepala desa terpilih serta pembekalan wawasan kebangsaan se-kabupaten Lampung Utara, pada 26 Maret-21 April 2021 lalu. Dalam kasus ini, dua pejabat dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ditetapkan sebagai tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.