Alami Luka Bakar Serius, Nasrudin Butuh Uluran Tangan Untuk Berobat!

oleh -5 Dilihat
WhatsApp Image 2022 01 15 at 20.22.39
Nasrudin (55, pria asal Tanggamus yang menjadi korban kebakaran di Tangerang Banten, pada Selasa (11/11/2022) lalu mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Tanggamus – Seorang pria paruh baya asal Kabupaten Tanggamus menjadi korban kebakaran di Tangerang, Provinsi Banten, pada Selasa (11/11/2022) lalu. Korban bernama Nasrudin (55), mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit Lantaran keterbatasan biaya, pihak keluarga terpaksa membawanya pulang. Korban yang mengalami luka bakar 70 persen di tubuhnya bertahan hidup dengan perawatan seadanya.

Salah seorang kerabat korban bernama Darto menceritakan, Nasrudin sebelumnya di Tangerang bekerja sebagai buruh tukang untuk menghidupi keluarganya. Di Tangerang, kata Darto, Nasrudin hidup mengontrak di wilayah Tangerang RT 04/RW 03, Kelurahan Pondokpucung, Kecamatan Karangtengah.

Hingga peristiwa nahas terjadi pada Selasa (11/1/2022). Rumah kontrakan yang di tempati korban mengalami kebakaran. Darto mengatakan, kebakaran diduga akibat meledaknya septictank. Dalam peristiwa itu, korban berupaya menyelamatkan keponakannya yang berada di dalam rumah.

“Saat mau keluar, korban melihat keponakannya juga sedang dikepung api, korban lantas berbalik arah menyelamatkan keponakannya. Sembari menggendong sang ponakan, korban keluar dari kobaran api itu,” terang Darto, Sabtu (15/1/2022).

Korban Nasrudin saat ini tinggal menumpang di rumah kerabatnya di Pedukuhan Beringin Empat, Pekon Datarlebuay, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus. Dengan kondisi yang memprihatinkan, korban hanya menjalani perawatan seadanya. Korban bertahan hidup dengan luka bakar di sekujur tubuh mengandalkan seorang perawat desa yang diminta pihak keluarga untuk merawat korban.

WhatsApp Image 2022 01 15 at 20.22.38

“Mengingat kondisi korban yang secara ekonomi sangat tidak memungkinkan untuk bisa berada dirumah sakit. Atas pertimbangan keluarga, satu hari setalah dirawat di rumah sakit, kami putuskan untuk di bawa pulang. Hingga saat ini dilakukan pengobatan alternatif dan perawatan seadanya,” kata Darto.

Nasrudin memiliki dua orang anak. Anak pertama sudah menikah dan yang satu masih sekolah dasar. Saat ini, korban menjalani perawatan dengan menumpang di rumah orang tua dari anak menantunya. Korban sendiri tidak memiliki tempat tinggal di Tanggamus.

Pihak keluarga korban berharap bantuan pemerintah untuk penyembuhan korban. Lebih lanjut Darto menyampaikan, bagi masyarakat yang bersedia membantu, bantuan bisa dikirim melalui rekening isteri korban Rofiah. “Bantuan bisa dikirim ke rekening Bank BRI: 7423 0100 7035 530. Rekening atas nama Rofiah selaku isteri korban. Konfirmasi bantuan melalui nomor HP 0813-6763-4105,” terang Darto.

Sementara, Agung perawat desa yang merawat korban Nasrudin mengatakan, kondisi korban sangat tidak memungkinkan untuk menjalani perawatan di rumah. Korban harus segera menjalani pengobatam di rumah sakit. Luka bakar yang dialami korban harus mendapatkan penanganan secara intensif.

“Kondisi tubuh korban 70%┬ál terkena luka bakar. Saat ini yang dilakukan adalah pengobatan seadanya. Ini saya lakukan atas permintaan pihak keluarga. Jika bisa, ya, harus segera dilakukan perawatan intensif,” katanya. (Kontributor: Anton Nugroz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.