Tanda Tangan & Stempel Sejumlah Kades di Lampung Utara Diduga Dipalsukan Puskesmas

oleh -
Ilustrasi/tandaseru.com

Diskursus Network – Pihak Puskesmas Kalibalangan diduga memalsukan tanda tangan dua kepala desa di Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Pemalsuan itu digunakan untuk laporan perjalanan dinas surveyor covid-19.

Hal itu membuat Rudi Fadli selaku Kepala Desa Kali Bening dan Hatta selaku Kepala Desa Kembang Tanjung itu kaget, setelah tahu tanda tangan dan stempel desanya diduga dipalsukan pihak tidak bertanggung jawab.

Keduanya baru mengetahui sepekan terakhir, setelah mendapat informasi tanda tangan dan stempel desanya dipalsukan untuk pencairan dana perjalanan dinas pihak puskesmas.

Mereka memastikan tidak pernah menandatangani laporan itu, dan meminta pihak Dinas Kesehatan Lampung Utara menyelidiki masalah tersebut. Karena hal itu dianggap merugikan negara demi kepentingan pribadi

“Ini bukan tanda tangan saya dan stempel desanya pun saya yakin bukan milik desa,” ujar Rudi saat dikonfirmasi pada Selasa (19/10/2021).

Hatta juga menyatakan hal serupa.

“Iya, ini juga bukan tanda tangan saya. Kami berharap dinas kesehatan segera menyelidikinya. karna kami takut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Pihak Dinkes Lampura yang dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui masalah dugaan pemalsuan itu, dan sudah memeriksa pihak puskesmas.

“Kami sudah mengetahui adanya pemalsuan tandatangan kepala desa, sementara dari informasi yang kita kumpulkan sudah ada tiga kepala desa. Kemungkinan besar akan bertambah. Kami juga sudah melakukan pemanggilan kepada kepala puskesmas (Kalibalangan),” papar Hendri US selaku Sekretaris Dinkes Lampura.

Dari pemeriksaan awal, pihak Dinkes menyatak sedikitnya ada sekitar 10 kepala desa yang tanda tangannya diduga dipalsukan. Jika terbukti bersalah, pihaknya akan menyerahkan semua prosesnya ke aparat hukum. []

Laporan Kontributor: Ardy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.