Edan! Oknum Polisi & ASN di Bandar Lampung Terlibat Perampokan Bersenjata Api

oleh -
Ilustrasi/okezone

Bandar Lampung – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung kembali menangkap satu tersangka perampokan mobil yang terjadi Sabtu (9/10/2021) lalu.

Setelah sebelumnya menangkap oknum polisi aktif sebagai tersangka, satu tersangka yang kembali ditangkap ternyata adalah oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berinisial ARD (39).

Saat dikonfirmasi pada Selasa (19/10/2021), Kapolresta Bandar Lmpung Kombes Pol Ino Harianto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kedua tersangka.

“Sampai saat ini kita sudah menangkap dua tersangka. Tersangka pertama berinisial IS (oknum polisi), kemudian yang kedua berinisial AG. Keduanya berperan bersama-sama merencanakan perampasan tersebut,” katanya.

Berita Terkait Baca: Oknum Polisi Terlibat Kasus Perampokan Mobil Mahasiswa, 2 Korban Dibuang Ke Kebun Sawit

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keduanya juga memaksa korban untuk naik ke dalam mobil dan mengancam dengan senjata api (senpi).

“Salah satunya oknum polisi, kedua orang ini perannya sama. Kemudian AG yang menyetir mobil dan menghubungi keluarga korban. Awalnya, para tersangka meminta uang tebusan senilai Rp 100 juta, kemudian turun menjadi Rp10 juta,” ungkapnya.

Namun, belum sempat terjadi transaksi, lantaran tidak deal mengenai jumlah uang maupun lokasi pertemuan, para tersangka memutuskan menurunkan kedua korban di daerah Lampung Tengah.

Meski begitu, pihaknya belum dapat menyimpulkan banyak hal terkait motif, serta pelaku lain yang terlibat dalam perampokan tersebut.

“Kita tidak bisa menyimpulkan saat ini karena AG baru saja diamankan. Tapi sambil berjalan nanti kita ungkap siapa-siapa lagi yang terlibat dalam kasus tersebut. Pelaku lain pasti ada,” tukasnya.

Sementara itu, Ino masih menyelidiki terkait penggunaan obat-obatan terlarang oleh tersangka. Ia memaparkan jika pihaknya sedang melakukan tes urine. []

Laporan Reporter: Anindita Aisyah Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.