Masjid di Tanggamus Nyaris Ambrol Tergerus Banjir, Warga Ganjal Pakai Batu Sungai

oleh -
Warga mengumpulkan bantu sungai untuk menahan pondasi masjid yang hampir ambrol./FOTO: Anton

Tanggamus – Sebuah masjid di Dusun Teluk Brak, Pekon atau Desa Teluk Brak, wilayah selatan Kecamatan Pematang Sawa nyaris roboh dengan kondisi pondasi tergerus akibat banjir. Warga bergotong royong mengumpulkan batu guna menutup sementara pondasi yang tergerus air.

Pujiono, selaku pengurus masjid Al-Barokah tersebut mengatakan bahwa sudah tiga kali masjid tersebut mengalami kebanjiran. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir yang menggerus pondasi masjid, lantaran jebolnya pondasi pagar kawat (bronjong) penahan air.

“Dulu tidak sampai kesitu, berhubung 3 kali diterjang banjir dan beronjong jebol, akhirnya kena pondasi masjid. Bahkan jika banjir besar, air masuk ke dalam masjid,” kata Pujiono, Senin (18/10/2021).

Selaku pengurus masjid sekaligus RT, Pujiono juga mengajak warganya untuk bergotong royong menyusun kembali batu-batu di sekitar aliran air, guna mengantisipasi gerusan air yang akan datang.

“Saya hari ini menggerakan gotong royong mengumpulkan batu untuk sementara penahan pondasi masjid Al-Barokah ini,” katanya.

Ia berharap adanya bantuan pemerintah maupun donatur yang peduli terhadap keberlangsungan masjid tersebut. Dimana masjid yang juga tengah dalam tahap renovasi.

“Sebagai ketua masjid, saya mohon kepada pemerintah maupun donatur dapat memberikan bantuan,” harapnya.

Menurut Sekdes Pekon Teluk Brak Rodiansyah, masjid tersebut sedang dilakukan renovasi pada sejumlah bagian termasuk lantai maupun atap hasil swadaya masyarakat.

 

 

Renovasi masjid yang memiliki panjang 12 meter dengan estimasi panjang pondasi hingga ke muara sekitar 200 meter dilakukan secara swadaya.

“Saat ini masih dilakukan perbaikan dengan swadaya masyarakat namun kurang mencukupi. Setelah banjir 3 kali, air mengikis pondasi, bahkan saat banjir besar air sampai masuk ke masjid,” kata Rodiansyah.

Rodiansyah juga berharap, apabila ada donatur yang bersedia membantu sebab tempat ibadah tersebut butuh penanganan cepat. []

Laporan Kontributor: Anton Nugroz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.