Tumbuhkan Minat Baca Anak, Muthia & Ari Gagas Gubuk Literasi di Bandar Lampung

oleh -

Bandar Lampung – Gubuk Literasi memperkenalkan minat baca di usia dini dan mendidik karakter anak di saat pandemi dengan konsep yang menarik. Gubuk ini didirikan oleh Muthia Balqis dan Dwi Ariyansyah.

Tempatnya berada di Sumur Waru 4, Kelurahan Sukabumi Indah, Bandar Lampung. Agenda rutin Gubuk Literasi dilaksanakan setiap Minggu, dan kini sudah berjalan hingga Jilid ke-8.

“Jadi pada minggu pertama kita belajar matematika, minggu kedua bahasa inggris, minggu ketiga sejarah IPS, lalu minggu keempat praktik menanam dan olahraga,” ujar Muthia Balqis kepada diskursusnetwork.com, Sabtu (16/10/2021).

Muthia menambahkan, tujuan Gubuk Literasi didirikan karena keresahannya dalam melihat kondisi anak yang zaman sekarang aktif dalam menggunakan ponsel atau gawai. Bukan digunakan untuk belajar, namun untuk bermain gim.

“Kegiatan utamanya adalah membaca buku, menggambar, mewarnai, game pengetahuan, peminjaman buku, perlombaan anak, mengerjakan tugas bersama dan mendongeng,” jelasnya.

Sejak didirikan pada Agustus 2021 lalu, kini sudah 50 anak yang bergabung di Gubuk Literasi.

“Alhamdulillah 2 bulan setelah didirikan, sudah 50 orang anak yang gabung. Jadi antusiasnya besar sekali,” terangnya.

Gubuk Literasi juga menurut Muthia sudah sering kolaborasi dengan komunitas lain, seperti Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Himadipus, Putri Hijab, dan KKM Tematik Darmajaya.

“Kami sempat juga berkolaborasi dengan beberapa komunitas. Jadi mereka sebagai guru-guru relawan yang kegiatannya adalah mengajar anak-anak,” tambahnya.

Untuk menambah buku-buku bacaan di Gubuk Literasi, mereka bekerjasama dengan beberapa pegiat literasi dari Jawa Barat, Jakarta, Lampung dan Yogya.

Salah satu orang tua bernama Ika yang menemani anaknya di Gubuk Literasi menyambut hangat kegiatan ini.

“Corona membuat anak saya suka banget main game di HP. Jadi saya bersyukur sekali ada kegiatan seperti ini, anak saya bisa bergaul dengan teman teman dan mendapatkan ilmu juga,” ujarnya.

Muthia dan rekan-rekannya berharap, kontribusi kecil ini dapat dicontoh masyarakat dalam meningkatkan minat baca anak-anak.  []

Laporan Reporter: Anindita Aisyah Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.