Sri Hartati Sumbang Emas Untuk Lampung dari Angkat Berat di PON Papua

oleh -

Papua – Lifter Sri Hartati meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua untuk Provinsi Lampung usai mengalahkan lima pesaing dalam kelas 57 kg angkat berat putri, Selasa (12/10/2021).

Saat berlaga di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kabupaten Jayapura, lifter yang kini berusia 37 tahun itu mengumpulkan total angkatan 555 kg dari angkatan terbaik squat 220 kg, bench press 185 kg dan dead lift 195 kg.

Sementara lifter Kalimantan Timur Margaret finis dengan medali perak setelah mengumpulkan total 552,5 kg dari angkatan terbaik squat 222,5 kg, bench press 142,5 kg dan dead lift 187,5 kg.

Medali perunggu menjadi milik lifter Jawa Barat yang mengumpulkan total 495kg dari angkatan terbaik squat 207,5 kg, bench press 117,5 kg dan dead lift 170 kg.

Sri Hartati memulai pertandingan dengan menjajal kekuatan otot kaki untuk meletakkan barbel di bahu pada babak squat dan berhasil menaklukkan tiga percobaan angkatan sekaligus pada 200 kg, 210 kg dan 220 kg.

Atlet dengan berat badan 56 kg itu mengalami kegagalan dalam percobaan ketiga babak bench press karena otot dadanya tak sanggup menahan beban seberat 150 kg yang ditopang kedua lengan pada posisi tiduran di atas bench.

Namun kekuatan otot betis hingga bahu belakang Sri Hartati sukses menopang beban angkatan dalam babak dead lift masing-masing seberat 185 kg, 192,5 kg dan 195 kg hingga barbel terangkat setinggi paha.

Sementara itu tiga atlet lainnya yang pulang tanpa medali adalah Mei Pernama Sari dari Lampung, Debora Indey yang mewakili tuan rumah dan Ryanny Try Anggoro dari Kalimantan Utara. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.